Kalori yang berhubungan dengan pemenuhan energi bagi tubuh tentu memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan atau aktivitas yang dilakukan setiap harinya. Kalori sendiri merupakan satuan unit untuk mengukur nilai energi dimana asupan kalori bagi tubuh ini terutama sangat diperhitungkan oleh mereka yang sedang melakukan program diet. Saat seseorang tengah menjalankan program diet, maka ia memang lebih disarankan untuk mengkonsumsi makanan rendah kalori supaya batas maksimal kalori yang boleh masuk ke dalam tubuhnya tersebut dapat terjaga dengan baik. Kandungan kalori yang terdapat di dalam makanan tergantung pula dari kandungan zat-zat lain pada makanan tersebut seperti kandungan protein, lemak, maupun dari kandungan karbohidratnya.


Menurut beberapa pakar dalam bidang kesehatan,penyumbang jumlah kalori paling tinggi adalah berasal dari lemak. Dalam 1 gram lemak diperkirakan mengandung sebanyak 9 kalori. Nilai atau jumlah kalori yang terdapat pada lemak tersebut memang lebih besar bila dibandingkan jumlah kalori yang terdapat zat lainnya seperti karbohidrat ataupun protein dimana pada kedua zat ini masing-masing tersimpan kalori sebanyak 4 kalori untuk setiap 1 gramnya. Meskipun jumlah kalori yang terdapat pada karbohidrat lebih rendah ketimbang lemak namun pengkonsumsiannya yang berlebihan seperti halnya lemak dinilai dapat berefek kurang baik bagi kesehatan, karena asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh akan menjadi berlebihan pula. Kalori dalam jumlah berlebihan yang terdapat dalam tubuh dapat mengakibatkan gangguan pada tubuh itu sendiri salah satunya seperti obesitas atau kegemukkan.

Oleh karena itu memperbanyak makanan rendah kalori dinilai lebih menyehatkan tubuh, menurunkan resiko berbagai jenis penyakit, dan juga menjauhkan tubuh dari kegemukkan. Lantas makanan-makanan seperti apakah yang mengandung kadar kalori rendah dan lebih dapat menghindarkan tubuh dari obesitas atau kegemukkan yang dapat mengganggu fungsi kesehatan tubuh? Simak ulasannya berikut ini :

Acar dan Mentimun
Mengkonsumsi mentimun dan acar secara rutin tak perlu dikhawatirkan akan dapat berpengaruh pada pertambahan berat badan, sebab kedua jenis makanan ini memiliki jumlah kalori yang rendah. Dalasm mentimun jumlah kalori yang tersimpannya hanya sebesar 15 kalori percangkirnya secangkan untuk acar hanya mengandung 17 kalori saja.

Semangka dan Mangga
Semangka dan mangga merupakan jenis buah-buahan yang menyimpan kalori rendah sehingga tak akan membuat badan menjadi gemuk meskipun dikonsumsi dalam porsi yang banyak. Dalam semangka terkandung 80 kalori percangkirnya dan untuk mangga sendiri hanya terkandung sebanyak 150 kalori.

Apel
Apel bisa membuat perut cepat kenyang tanpa takut menyebabkan badan menjadi gemuk. Apel termasuk makanan dengan jumlah kalori rendah dimana dalam apel tersebut hanya tersimpan sebanyak 100 sampai 120 kalori saja. Selain tidak akan membuat badan menjadi gemuk, apel pun memiliki khasiat bermanfaat lainnya yaitu dapat membantu penurunan kolesterol berkat anti-oksidan serta vitamin C yang dikandungnya.

Brokoli
Brokoli adalah sayuran hijau yang tidak akan membuat penikmat gendut meskipun dikonsumsi secara rutin. Itu karena kandungan kalori rendahnya dimana dalam brokoli tersebut hanya tersimpan sebanyak 25 kalori saja tiap setengah cangkirnya.

SEO Sponsors

Sebuah tulisan penuh makna
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Top