1. Cari tahu tipe diri Anda
Salah satu hal penting yang perlu Anda perhatikan untuk menghindari overspending adalah self awareness mengenai diri Anda. Dalam sebuah penelitian diketahui bahwa orang-orang yang percaya diri biasanya membuat keputusan yang lebih praktis dan belanja berdasarkan kualitas, sementara orang rendah diri biasanya cenderung belanja secara impulsif. Jadi hindari belanja saat Anda merasa tertekan karena pekerjaan atau sehabis bertengkar dengan pasangan.

2. Tunda dengan ‘belanja dalam mimpi’
Maksudnya adalah dengan membayangkan benda-benda yang Anda inginkan. Agar lebih mudah, Anda bisa memanfaatkan media sosial seperti Pinterest untuk ‘memiliki’ benda-benda yang Anda inginkan. Misalnya Anda ingin membeli sebuah dress merk tertentu. Carilah gambarnya di Pinterest, pin dalam board, dan Anda bisa melihatnya setiap hari. Jika hingga beberapa hari keinginan Anda untuk memilikinya semakin kuat, baru Anda membelinya. Dengan cara ini, Anda telah memuaskan sebagian keinginan dalam otak Anda.

3. Buat jatah untuk hal kecil
Banyak orang yang sangat memerhatikan bujet saat belanja dalam jumlah besar misalnya saat belanja bulanan, namun malah boros saat jajan sesuatu yang kecil karena menganggapnya tidak mengeluarkan banyak uang. Misalnya, membeli kopi sachet setiap hari, jajan es saat makan siang, atau membeli makanan ringan saat pergi ke convenience store. Jika dilakukan secara rutin, hal ini tanpa disadari akan menggerogoti sebagian uang Anda. Ubah kebiasaan ini dengan menentukan waktu khusus, misalnya setiap hari senin membeli snack untuk jatah seminggu di kantor sehingga pengeluaran Anda lebih terukur.

4. Buat bujet untuk hal khusus
Orang biasanya menjadi boros pada situasi tertentu seperti membeli hadiah ulang tahun atau membeli tiket konser artis favorit. Namun lama-lama hal ini bisa terjadi dengan rutin sehingga Anda disarankan selalu menyiapkan dana untuk hal-hal seperti setiap bulannya.

5. Batasi penggunaan kartu kredit
Jika Anda tidak bijaksana, kartu kredit bisa menjadi sumber petaka. Menggunakan kartu kredit membuat Anda merasa sudah mengeluarkan uang padahal transaksi yang sebenarnya terjadi saat Anda membayar tagihan. Penelitian mengindikasikan bahwa pembelian barang meningkat 40% bila customer membayarnya dengan kartu kredit. Cara paling mudah untuk menghadapi masalah ini tanpa harus menggunting kartu kredit Anda adalah dengan meninggalkannya di rumah. Jika Anda masih ingin membawa satu kartu kredit di dompet, gunakan untuk kebutuhan mendesak dan selalu pakai uang tunai untuk belanja.

SEO Sponsors

Sebuah tulisan penuh makna
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top